JKT48: Kami Bukan Girl Band Kamis, 17 May 2012 - 19.50 WIB
Jakarta
- Bisa menggelar konser atau pertunjukan tunggal, pastinya jadi
momentum penting dalam sebuah pembuktian karya. Tak berbeda halnya
dengan JKT48 yang menggelar konser bertajuk 'Pajama Drive', Kamis
(17/5), di Pasar Festival Rasuna Said, Jakarta.
Grup idol yang sengaja dibentuk untuk mengikuti konsep dasar grup idolAKB48 Jepang ini, menunjukkan kebolehannya di depan publik dengan menggelar konser tunggal berkonsep teatrikal.
Pastinya,
konsep tersebut berbeda dari grup vokal Korean Style lainnya yang
tengah marak belakangan ini di Tanah Air. Salah seorang personel JKT48, Melody Nurramdhani Laksani mengatakan, dengan adanya konser teatrikal tunggal ini, JKT48 ingin bisa bertemu dengan idolanya secara langsung.
"Ibaratnya dari yang belum bisa apa-apa hingga menjadi orang seperti ini," imbuh Melodi.
Personel
JKT48 mengakui, mereka tumbuh bersama melalui fans. JKT48 memaknai
konser tunggal dalam judul 'Pajama Drive', karena inilah set list yang
mereka ambil dari bahasa Jepang 'Sonomici' (artinya: Hari Pertama, red),
dan itu merupakan lagu pertama AKB48'.
Tema ini berkaitan dengan
cerita awal terbentuknya JKT48, mulai dari perekrutan hingga mencapai
panggung ini. Nah, kata Melodi, disinilah perbedaan JKT48 dengan
girlband yang lagi marak di Indonesia.
"Kami juga bukan girlband.
Tapi, kami biasanya sebagai idol grup. Dan, perbendaannya dari girlband
selain vokal yang kami tunjukkan, tentunya disetiap penampilan kami
biasanya selalu diselipkan dengan teater," seloroh personel JKT48
lainnya, Stella.
Dalam konser bertajuk 'Pajama Drive' yang
berdurasi lebih dari satu jam ini, sebelumnya para personel JKT48 telah
mempersiapkannya sejak 1,5 bulan untuk berlatih secara matang. Buat
JKT48, teater itu sangat penting.
"Kami sedang menunggu persiapan
untuk memiliki gedung pertunjukan secara permanen sekaligus sebagai
rumah kami untuk bertemu dengan fans nantinya," tutur Stella Cornelia.
0 komentar:
Posting Komentar